PROFIL DESA

Desa Gambasan merupakan salah satu desa di Kecamatan Selopampang yang berada pada 12 km dari arah selatan Kota Temanggung dan merupakan desa paling ujung selatan yang berbatasan langsung dengan Desa Umbulsari Kecamatan Windusari Kabupaten Magelang. Dari Dusun yang paling barat yakni Dusun Salakan sampai Dusun paling timur yakni Dusun Karangwetan merupakan jalur utama Desa Plumbon, Desa Bagusan dan Desa Kebonagung sampai Kecamatan Selopampang Kabupaten Temanggung.

Asal-usul Desa menurut penuturan Bapak Danan Joyo yang merupakan sesepuh desa (mantan perangkat desa) yang usianya mencapai 82 tahun bahwa mbah Karto Sukiryo seorang tokoh masyarakat merupakan orang pertama yang membuka wilayah Desa Gambasan dengan cara membakar hutan belukar yang belum bernama, yang kemudian menjadi cikal bakal Desa Gambasan. Nama desa sendiri diilhami dari seorang tokoh agama yang bernama kiai Gambas. Sepeninggal beliau nama kiai Gambas diabadikan sebagai nama Desa Gambasan hingga sekarang.

Masyarakat Gambasan, masyarakatnya yang agamis. Hal ini dapat dilihat dari simbul tempat peribadatan berupa langgar/ Musholla dan Masjid, miskipun mayoritas masyarakat sebelumnya pemeluk kepercayaan kejawen dan abangan. Demikian pula para pemangku desa yang sudah ada sejak jaman sebelum kemerdekaan Republik Indonesia.

DESA GAMBASAN KECAMATAN SELOPAMPANG
Wilayah Kecamatan Selopampang yang merupakan salah satu dari 20 kecamatan di Kabupaten Temanggung berbatasan dengan : wilayah Barat dengan Kecamatan Tlogomulyo, Wilayah Utara dengan Kecamatan Temabarak, Sebelah Timur Kecamatan Kranggan dan Sebelah Selatan dengan Kabupaten Magelang. Yang  terletak pada Ketinggian tanah rata-rata 670 m dpl dengan suhu antara 30 oC dan 20 oC. Dengan rata-rata jumlah hari hujan 64 hari dan banyaknya curah hujan 22 mm/th. Kecamatan Selopampang luas wilayah 1.729 ha, dengan jumlah penduduk 17.934 orang dan mempunyai 12 desa.

Salah satu dari 12 desa/kelurahan di Kecamatan Selopampang adalah Desa Gambasan yang terletak di ketinggian 535 m dari permukaan laut dan berjarak 1 km dari ibu kota kecamatan Selopampang dan 12,5 km dari ibu kota Kabupaten. Dengan luas 272,63 ha yang terbagi dalam lahan sawah 183,21 ha dan lahan bukan sawah 114,95 ha. Dari Lahan sawah bukan sawah dipergunakan untuk Bangunan/pekarangan, dan Lahan lainnya.
Desa Gambasan terdapat 4 dusun yang terdiri dari  4 Rukun Warga (RW) dan 8 Rukun Tetangga (RT) dan terdapat 570 Rumah tangga. Jumlah penduduk 1.777 jiwa terdiri dari 875 jiwa Laki-laki dan 902  jiwa Perempuan.

Penduduk usia 10 tahun keatas bermata pencaharian Petani tanaman pangan,  Bangunan, Pedagangan, Hotel & Rumah Makan, Pengangkutan & Komunikasi, Jasa-jasa dan lainnya.
Untuk sumber air minum berasal dari Leding/PAM dan Sumur. Dan untuk penerangan 441 menggunakan PLN dan 119 rumah tangga menggunakan penerangan lain non PLN.
Dalam bidang pendidikan banyaknya penduduk di atas 5 tahun yang Tamat PT/Universitas 27 orang, Tamat Akademi 33 orang, Tamat SLTA/sederajat 413 orang, tamat SLTP/sederajat 402 orang, Tamat SD/sederajat 331 orang, Tidak tamat SD 136 orang, Belum tamat SD 244 orang dan Belum/ tidak sekolah 139 orang. Untuk sarana pendidikan terdapat 1 unit TK, 2 unit SD/MI, - unit SMP/Mts dan - unit SMU.

Bidang Kesehatan terdapat Prasarana kesehatan - unit Puskesmas, - Puskesmas pembantu, 4 unit Posyandu dan 1 unit Polides.

Tanaman pangan yang dikembangkan di desa ini adalah - . Tanaman sayuran yang dikembangkan berupa – . Buah-buahan yang dikembangkan adalah Rambutan, Durian, Mangga, Pisang dan Pepaya. Sedangkan tanaman perkebunan yang dikembangkan berupa Tembakau, Kopi, Cengkeh, Kelapa
Ternak yang dikembangkan di desa tersebut berupa Sapi, Kerbau, Kambing/domba, Ayam buras dan Itik

AMA-NAMA PEMANGKU DESA / KEPALA DESA
SEBELUM DAN SESUDAH BERDIRINYA DESA GAMBASAN
NO
PERIODE
NAMA
KETERANGAN
1
2
3
4
1
1892 - 1922
SUWANDI
30 Tahun
2
1922 - 1932
DIPO ADMODJO
10 Tahun
3
1937 - 1944
PRAPTO DIPURO
7 Tahun
4
1944 - 1970
SUWARTO
32 Tahun
5
1970 - 1990
SUTRASNO
14 Tahun
6
1990 - 2007
SUTRISNO
17 Tahun
7
2007 - Sekarang
WAHYU CINTO G