VISI DAN MISI

Visi
Dalam menghadapi tantangan otonomi desa menuju desa yang maju dan mandiri maka masyarakat Desa Gambasan melalui para pemangku kepentingan pembangunan desa mempunyai harapan untuk mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera. Harapan ini dirumuskan dalam Visi Desa Gambasan Tahun 2014-2019 yaitu “DESA GAMBASAN YANG MAJU, MEMILIKI MASYARAKAT AGRARIS, BERBUDAYA RELIGIUS  DAN SEJAHTERA DENGAN PEMERINTAHAN YANG BERSIH”

Visi ini mengandung makna bahwa:

  1. “MAJU” berarti terwujudnya kondisi masyarakat yang berkembang berorentasi pada upaya memajukan desa yang di landasi sikap disiplin, giat belajar dan gemar meningkat kapasitas kapabalitas diri. Kondisi ini akan mengatur pada terwujudnya masyarakat yang sejahtera.
  2. “MASYARAKAT AGRARIS”, Mempunyai pengertian bahwa Desa Gambasan yang secara ekonomi masyarakatnya bertumpu pada sektor pertanian sebagai penggerak utama perekonomian desa dan tumpuan kehidupan masyarakat dengan mengacu kemajuan teknologi yang berwawasan lingkungan.
  3. “BERBUDAYA” Mengandung arti suatu kondisi masyarakat dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan memiliki budaya sehat, peduli pada pendidikan, peduli pada kebersihan lingkungan serta peduli pada lingkungan sosial masyarakat dan tetap mampu mempertahankan kebudayaan yang ada di masyarakat.
  4. “RELEGIUS” mengandung arti bahwa nilai-nilai agama (islam) sebagai rujukan dan nafas serta dasar etika dalam pelaksanaan fungsi–fungsi pemerintahan, kegiatan kemasyarakatan dan kehidupan keluarga dalam kerangka terwujudnya kebahagiaan dunia dan akhirat.
  5. “SEJAHTERA” mengandung arti tercukupinya kebutuhan pokok material dan sepiritual bagi masyarakat yang ditandai dengan meningkatnya kualitas kehidupan perekonomian masyarakat desa, pelaksanaan pendidikan yang merata, dan derajat kesehatan yang berkualitas.
  6. “PEMERINTAHAN YANG BERSIH” Mengandung arti bahwa penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan yang bebas korupsi, kolosi dan Nepotisme sesuai dengan arah pelaksanaan Reformasi Birokrasi.


Misi, Strategi dan Arah Kebijakan
Dalam mewujudkan visi “DESA GAMBASAN YANG MAJU, MEMILIKI MASYARAKAT AGRARIS, BERBUDAYA RELIGIUS  DAN SEJAHTERA DENGAN PEMERINTAHAN YANG BERSIH”  maka langkah-langkah atau upaya yang akan dilaksanakan  dirumuskan dalam Misi sebagai berikut:


  1. Mewujudkan ketertiban sarana dan prasarana umum serta dibidang Pemerintahan, Perekonomian, Pendidikan, Kesehatan dan Budaya;
  2. Mewujudkan perekonomian desa dengan pertanian yang memberdayakan ekonomi kerakyatan dan lembaga ekonomi desa dalam rangka meningkatkan daya saing dan kemandirian desa;
  3. Meningkatkan kapasitas kemasyarakat desa dalam menggerakkan dan menumbuh kembangkan swadaya dan gotong –royong masyarakat dalam pembangunan desa yang berwawasan lingkungan;
  4. Mengembangkan dan memperkuat Budaya religious baik dalam pemerintahan, Interaksi masyarakat maupun kehidupan keluarga;
  5. Mewujudkan ketersediaan dan meningkatkan sarana dan prasarana pelayanan dasar pendidikan, kesehatan dan sosial budaya tanpa meninggalkan kearifan lokal;
  6. Mewujudkan dan meningkatkan pelayanan masyarakat yang didukung pemerintah yang bersih, transparan, dan tidak KKN serta berorientasi pada pelayanan publik.

Berdasarkan hasil Pengkajian Keadaan Desa yang merupakan proses penggalian dan pengumpulan data tentang keadaan masyarakat, masalah, dan potensi maka diperoleh beberapa kegiatan untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh desa. Kegiatan tersebut merupakan kebutuhan desa yang harus dilaksanakan dalam kurun waktu 6 (enam) tahun dengan mempertimbangkan potensi, kemampuan keuangan desa, dan kewenangan desa. Kegiatan tersebut meliputi kegiatan yang direncanakan untuk didanai dari swadaya atau sumbangan pihak ketiga, APB-Desa, dan Kegiatan yang diusulkan untuk didanai dari APBD Kabupaten, APBD Provinsi dan APBN.

Kegiatan hasil Pengkajian Keadaan Desa merupakan kegiatan yang dirumuskan untuk mewujudkan visi melalui beberapa misi sebagaimana tertuang dalam BAB III. Dalam mewujudkan visi diperlukan langkah-langkah strategis/terobosan dengan menggunakan strategi yang mempertimbangkan potensi pendukung baik internal yang ada di desa maupuan potensi eksternal. Strategi yang dirumuskan adalah sebagai berikut:

  1. Strategi pelayanan masyarakat yang cepat, tepat, akurat dan prima.
  2. Strategi ekonomi kerakyatan.
  3. Strategi Pelestarian lingkungan hidup.
  4. strategi Meningkatkan pembangunan tingkat dusun dengan melibatkan swadaya masyarakat.
  5. strategi memperkuat budaya religius baik dalam pemerintahan, Interaksi Masyarakat maupun kehidupan keluarga.
  6. Strategi peningkatan kapasitas lembaga kemasyarakatan.
  7. Strategi Peningkatan pemberdayaan warga miskin dan penanganan masalah sosial.

Dalam melaksanakan beberapa strategi diatas maka untuk mewujudkan visi “Desa Gambasan yang  maju, sejahtera, dan religius” melalui 8 misi yang telah ditetapkan, kebijakan pemerintah Desa Gambasan adalah sebagai berikut:

  1. Melalui strategi pelayanan masyarakat yang cepat, tepat, akurat dan prima maka kebijakan yang dirumuskan adalah:
  2. Menambah sarana dan prasarana milik Pemerintah Desa agar aparatur dapat berjalan sesuai aturan dan tugas pokok masing-masing.
  3. Pelatihan Kapasitas Perangkat untuk menunjang pelayanan.
  4. Melalui Strategi ekonomi kerakyatan maka kebijakan yang dirumuskan adalah :
  5. Memberdayakan potensi desa untuk meningkatkan kemandirian desa.
  6. Memberdayakan lembaga-lembaga ekonomi desa untuk meningkatkan daya saing yang wajar.
  7. Melalui strategi Pelestarian lingkungan hidup kebijakan yang dirumuskan adalah :
  8. Meningkatkan Penghijauan di sepanjang turus jalan.
  9. Melestarikan sumber air yang ada di Desa.
  10. Melalui strategi Meningkatkan pembangunan tingkat dusun dengan melibatkan swadaya masyarakat maka kebijakan yang dirumuskan adalah:
  11. Meningkatkan sarana dan prasarana infrastruktur desa dengan mendorong partisipasi masyarakat.
  12. Menumbuhkan semangat gotong royong untuk pembangunan di segala bidang.
  13. Melalui strategi memperkuat budaya religius baik dalam pemerintahan, Interaksi Masyarakat maupun kehidupan keluarga maka kebijakan yang dirumuskan adalah:
  14. Meningkatkan Pendidikan dengan basis keagamaan.
  15. Melaksanakan perlombaan antar TPQ se desa Gambasan di hari hari besar islam.
  16. Melalui strategi peningkatan kapasitas lembaga kemasyarakatan maka kebijakan yang dirumuskan adalah:


  • Menumbuhkan semangat gotong royong dan swadaya masyarakat.
  • Meningkatkan partisipasi lembaga-lembaga desa dalam pembangunan.
  • Melalui strategi Peningkatan pemberdayaan warga miskin dan penanganan masalah sosial maka kebijakan yang dirumuskan adalah:
  • Mengkoordinasi warga miskin agar tepat sasaran.
  • Perlakuan keadilan masalah-masalah sosial.